30.1.13

TUTARE #16


Tumpukan sepatu di rak bisu melewati  jalan-jalan ketakutan dan keraguan. Telepon mati, menyusupi tali-tali sepatu. Sejarah terbuka pada pintu pertama. Duduk di kursi panjang sendiri, melewati sejarah perbincangan pada jejak waktu. Aku ingin bersembunyi pada warna-warni sepatu yang bersemayam tenang pada rak kayu. Karena begitu yang aku tahu, sejarah telah menamparku dengan rasa manis dan terendap pada haru debu, pada sepatumu.

Denpasar, 29 januari 2013

No comments: