28.1.13

TUTARE #13


Sepatu merah yang tertinggal di depan pintu, mengingatkanku tentang ketakutan yang berkepanjangan. Aku mulai mencoba menerka seperti membuka rumus matematika. Ada sesuatu yang menjalar pelan di lingkaran sejarah yang berulang. Sepatu merah di depan pintu seperti berpidato, dan aku mendengar orang bertepuk tangan keras, menyetujui kesepian-kesepian yang panjang, pada sepatu merah dan hilangnya kamu.


Denpasar, 26 januari 2013

No comments: