25.1.13

TUTARE #12

Aku teringat email lama, aku tersenyum sendiri, duduk di depan komputer kerja. Teringat sekali, aku membuat email itu 10 tahun yang lalu, sebuah nama di awal adalah ide dari pacarku waktu dulu.  Masa lalu masa ranum tanpa ketakutan apapun. Kabarnya ia sekarang berada di belahan dunia lain, mengembangkan jantung. Ah, itu pesan terakhir yang aku terima dari dia. Kubuka pelan dengan kunci pasti yang ternyata masih aku ingat . Ingatan ini sungguh luar biasa. Sungguh menggelikan. Seperti memasuki rumah tua, kotor di sana sini dan ribuan sampah yang aku diamkan saja. Pelan-pelan kumasuki kotak terpilih, kotak senang hati, sebuah kotak favorit yang dulu sering aku baca berulang kali. Ya, itu dulu. Seperti memasuki mesin waktu, mengulang jejak sejarah rindu. Ah, ya itu dulu.
Ada sesuatu yang membuatku untuk tidak segera keluar dari rumah itu. Iya, Tomoko Mukaiyama mencoba membelah pikiranku dengan warna-warna monokrom dan sepatu. Ah ini seperti mimpiku tadi malam, jangan-jangan freud datang tanpa undangan. Ia seperti kekasih lama yang menjelma dalam sekotak sejarah surat masa lalu.

Denpasar, 25 januari 2013

No comments: