4.12.12

Semar

Sepulang dari vihara, aku melihat seorang lelaki melaju cepat dengan motornya, yang mengejutkan,  tampak belakang, ia memakai baju bergambar semar. Semar adalah sebuah rahasia, misteri. ia menyamarkan segala sesuatu, yang ada itu sesungguhnya tidak ada, yang sesungguhnya ada, ternyata bukan.  Semar berkuncung seperti kanak kanak,namun juga berwajah sangat tua. Semar tertawannya selalu diakhiri nada tangisan. Semar berwajah mata menangis namun mulutnya tertawa. Semar berprofil berdiri sekaligus jongkok. Semar tak pernah menyuruh namun memberikan konsekuensi  atas nasehatnya . 

No comments: