17.12.12

Kucing hitam di depan pintu


Bangun hari ini karena hujan, aku segera membuka jendela. Dan kejutan adalah seekor kucing berwarna hitam, bermalasan di depan pintu kamar. Aku membuka pintu dan menanyakan kepadanya, jangan-jangan ia kelaparan atau membutuhkan sesuatu. Aku mencoba membuka kotak persedian makanan, yang tersisa adalah sereal. Lalu aku bilang ke kucing hitam itu, maukah kau menungguku sebentar? aku ingin membeli sebungkus nasi untukmu. Ia tidak bergerak sedikit pun.Lalu aku bertanya sekali lagi, menatap mata si kucing lebih dalam, Jadi maukah kau menungguku sebentar? . Ah benar saja, ia bergerak sedikit ke sebelah kiri, ia tidur diatas sepatu-sepatuku, ia bermalas-malasan disana. Lalu aku segera keluar kos dan membeli  sebungkus nasi. Aku segera naik ke lantai dua, ternyata aku lupa mematikan laptopku, terdengar lagu radiohead, separator, Well at last you'll give in , wake me up, wake me up, wake me up. Aku segera menghampiri si kucing hitam itu, menyiapkan sarapan pagi untuknya. Ia dengan cantik dan sopan sekali menikmati menu sarapan paginya. Ia tidak berkutik. Aku membiarkannya sendirian di depan kamar. Lalu aku mandi dan bersiap-siap pergi ke kantor. Ah ya, sebelumnya tidak ada kucing satupun di kosku, untuk kedua kalinya kucing hitam itu ada di depan kamarku. Yang pertamanya, aku khawatir sekali, di pertemuan pertama dengan kucing hitam itu ia seperti mengucapkan pesan berulangkali, hati-hati. Ya begitu. Aku berencana tidak mau pamitan dengannya, ketika aku turun dari tangga, tiba-tiba kucing hitam itu mengeong keras sekali, dan ia membuntutiku sampai gerbang kos. Aku bilang ke dia. Well at last you'll give in, wake me up, wake me up.

Denpasar, 17 Denpasar 2012

No comments: