20.10.12

Kupit


Hari itu tertanggal 21 Agustus 2012, di sebuah warung di Sanur, Bali, acara minggu sore santai bersama teman-teman, seorang teman memanggil saya, ia bilang akan mengenalkan saya ke seseorang. Lalu saya menyudahi perbincangan dengan seorang teman. Saya menghampirinya, teman saya menunjuk seorang lelaki disampingnya, ia tersenyum mengulurkan tangan,
Dia     :  halo saya kupit
Saya   : saya tria
Dia     : Jadi kamu penyiar ?
Saya   : Ya bisa begitu,
Dia     : Darimana?
Saya   : Solo
Dia     : Oh Solo, ya ya ya, waktu itu  saya pernah ke solo, saya bantu-bantu teman saya si wukir
Saya   : Wukir ? seniman gila dia,  langka
Dia     : hahaha iya, gila! denger lagunya?
Saya   :  Udah nonton performnya, saya donlod lagunya di yesnowave.com

Seseorang memanggil nama saya, dan saya tersadar ada seorang teman yang datang. Kemudian saya bilang ke kupit, "bentar ya, saya mau bertemu dengan teman saya itu dulu" . Kupit pun hanya mengangguk dan tersenyum. Saya bertemu dengan seorang teman lagi, berbincang kesana kemari. Warung yayaa pada hari itu ada acara, jadi memang ramai. Setelah menyapa teman saya tadi, saya duduk di kursi, di depan saya ada meja besar dikelilingi kursi-kursi , entah bagaimana ceritanya, tiba-tiba kursi-kursi tersebut penuh terisi oleh teman-teman saya, dan di depan saya tepat, duduk seorang lelaki yang baru saya kenal, kupit namanya. Perbincangan pun mengalir menjadi kesana kesitu, begini, dan begitu. Ia meletakkan handphonenya di meja, hanphone Nokia N 70, dengan keypad yang hurufnya sudah tak terlihat dan beberapa hilang. Saya bertanya ke dia tentang handphonenya, entah kenapa malam itu saya yakin ada cerita unik di sebuah alat telekomunikasi Nokia N70 itu. Kupit memiliki handphone tersebut sejak dari SMA, handphone itu pernah hilang ketika ia sedang ada acara kemah. Setelah kejadian itu ia berencana akan membeli handphone baru, tetapi alangkah kagetnya, ketika ia dikabari bahwa handpone kesayangannya ditemukan. Ia pun masih menggunakannya sampai sekarang, walaupun bentuknya sudah butut. Oh,ya.. Kupit juga cerita, sebelumnya ia mempunyai handpone jadul, waktu ada acara penyucian diri di laut, handphone itu ia letakkan di saku bajunya, ketika lagi menunduk, handphone-nya jatuh bertepatan dengan ombak datang, ikhlas aja deh..

Saya suka sekali dengan cara dia bercerita, apa adanya dan menyenangkan. Terkejutnya lagi, ketika ia bercerita tentang kuliahnya di jurusan komputer di salah satu perguruan tinggi di Bali, ia bilang sebenarnya tidak terlalu enjoy kuliah disitu, kupit mengerjakan tugas akhir dengan dibantu salah satu teman. Nah, ketika sidang tugas akhir, ia mengaku sulit sekali menjelaskan tugas akhirnya, ia ditanya dosennya, "apa yang kamu bisa? ". Dengan lantang ia menjawab, "Saya bisa menyanyi". Di ruang sidang, kupit menyanyi hampir selama 1 jam lebih, dan hasil sidang tugas akhir tersebut, ia dinyatakan lulus. Ya begitu, di akhir bercerita, ia tertawa, dan saya pun tertawa. Yang saya ingat, itulah perbincangan terakhir di hari pertama kami berkenalan. Ia kemudian berpamitan, ah semesta memang mengejutkan, ternyata rumah dia dekat sekali dengan kantor saya sekarang, ia bilang akan mampir ke kantor jika ada waktu.

Benar saja, beberapa hari setelah hari itu, ia ke kantor memberikan satu cd dari bandnya "Nosstress", kami berbincang sebentar, dan diakhiri dengan penuh tawa, ya ia memang sangat menyenangkan.

Sore santai di minggu ketiga bulan oktober tahun ini, terjadilah obrolan dengan menggunakan jasa satelit,

Saya : Hi, lagi sibuk ?
Dia   : Hei tria, aku lagi sibuk mencari kebenaran

Dan kami pun tertawa :)

No comments: