19.12.11

Gamelan #5 Senin Legi merah, Lancaran "mbok yo mesem" Slendro 9, Pring Jamang Bergairah

Sebelum latihan gamelan, saya sempat membaca kalender, saya penasaran saja dengan  tanggal jawa hari ini, saya tersenyum sendiri ketika menemukan legi di 19 desember ini, oh ya HRD di kantor sampai menegur, menanyakan keadaan saya, apakah saya baik atau tidak? Oh secepat kilat, saya merespon pertanyaan itu, yes, i'm fine! the sweet monday, i love it!
Senin legi,  mendekati pukul enam belas, berjalan kaki menuju rumah gamelan, mematikan handphone. langsung mengambil tabuh, segera mengambil nada-nada gendhing di rak dan berlatih gamelan sendirian, saya mengambil gendhing acak dan mendapatkan ladrang kalongking pelog 6. Mencoba beberapa kali bermain saron, mencoba lagi, mencoba lagi, mencoba lagi, saya asyik sendiri. Hingga, guru saya, mas Mudji memberi kode ke saya agar segera berhenti, karena latihan gamelan bersama segera dimulai.
Mas Mudji memberikan lembaran berisi nada-nada gendhing baru, hari ini saya dan pemain gamelan yang lain memainkan ladrang "mbok yo mesem" slendro 9 dilanjutkan dengan lagu Pring jamang. Di hari ke 5 saya berlatih gamelan, saya sudah bisa mengikuti alur dari guru, jadi tidak kerepotan untuk mengikuti nada yang dimainkan. Ah senang sekali, rasanya ingin memainkan saron ini terus, tanpa berhenti.
Ketika berlatih ladrang "mbok yo mesem" semua pemain seperti terbang , melayang, ceria mengembang, aura rumah gamelan menjadi begitu cerah meriah. Saya ketagihan memainkan saron, ketika giliran mengetukan nada gendhing Pring jamang, saya mengulang-ngulang terus,saya menjadi bergairah untuk memainkan saron,  karena kecepatan ketukan membuat saya harus lebih berkonsentrasi. Ji ro ji ji ro ji nem mo mo nem mo mo nem mo mo nem mo nem ji, 121 121 65 565 565 61, ini baru baris pertama ya :) , memainkan gendhing ini dengan cepat dan harus harmonis dengan pemain yang lain adalah tantangan yang mendebarkan. Ya, ketika kami berhasil memainkan gendhing ini, kami bersorak ria, rasanya bahagia sekali.  Menikmati  teh hangat  dan berbincang riang membuat saya semakin lekat dengan pemain gamelan yang lain. Ketika saya pulang, Mas Mudji menyarankan agar saya membawa kertas-kertas Gendhing, sehingga saya bisa memahami dirumah. Saya senang, latihan gamelan 2 jam membuat saya begitu rileks, saya tidak merasa lelah, hari ini menjadi cerah. Kertas-kertas berisi nada gendhing saya simpan di map merah, saya menemukan map ini tak sengaja di kantor. Wah teks-teks beterbangan, seperti semesta menelpon, senin legi merah, senin legi merah, senin legi merah, pring jamang bergairah :)

Senin Legi, 19 Desember 2011

No comments: