18.12.11

Cerita Prambanan Express #1

Jum'at yang padat, kereta api prambanan express sore pun sungguh padat, jadi ya penumpang berdesak-desakan, saya berdiri menghadap ke utara, di depan saya ada seorang bapak berwajah oriental dengan dua anak-kecil, anak laki-laki usianya sekitar 4 tahun dan  anak perempuan usianya sekitar 7 tahun. Selama perjalanan kedua anak ini tidak berisik, mereka pendiam. Ketika di daerah klaten, si anak kecil minta susu, si bapak ini segera membuka tas, tetapi ia agak kerepotan, karena tempat duduk yang sempit berdesak-desakan. Lalu ada seorang perempuan berjilbab tiba-tiba memangku anak kecil yang laki-laki. Oh ya, sepertinya mereka tidak begitu mengenal, karena si bapak dan anak tadi kaget. Si perempuan tadi bilang hanya ingin membantu agar si anak tidak terjepit, lalu terjadi perbincangan seperti ini :

Si Bapak        : anak ini namanya prince, mbak kuliah di yogya?
Si Perempuan : iya pak, di ugm
Si Bapak        : ooo, ngambil apa?
Si Perempuan : kedokteran pak
Si Bapak        : Saya punya anak kembar, dua-duanya dokter, tapi lulusan undip dan atmajaya jakarta, ini mamanya anak-anak ini.
Si Perempuan : sekarang tugas dimana pak?
Si Bapak        : yang satu di Yogya, satunya di Samarinda, adek aslinya mana?
Si Perempuan : saya banjarmasin pak
Si Bapak        : Mau ambil spesialisasi apa nanti?
Si Perempuan : rencananya mau nerusin S2, pengen jadi dosen
Si Bapak        : ooh ya ya ya 

Si Bapak dan kedua cucunya tadi turun di stasiun lempuyangan, Sedangkan si perempuan berjilbab turun di stasiun Tugu. Si Perempuan tadi berjalan terburu-buru, hingga menyenggol tas biru  yang saya pegang, saya jalan santai, mengamati ia yang berlarian bingung, seperti ia mencari-cari seseorang atau sesuatu, ya begitu :)

Jum'at, 16 Desember 2011

No comments: