25.10.11

Om Fredd

Sudah lama saya tidak bertemu dengan lelaki ini, saya biasanya memanggilnya om fredd. Hari ini pukul 11 kurang, saya sampai diradio dan ia melambaikan tangan dengan senyuman khas di bubblez bistro, samping radio tempat saya bekerja. Sebelumnya memang om fredd sudah memberi kabar, kalau ia menunggu di jus depan radio. Lalu kami pun bertemu, bersalaman, menanyakan kabar. Awal bulan yang lalu, saya belum ada kesempatan bertemu dengannya di Bali, karena om fredd sedang ada pekerjaan. Kami duduk di depan kafe, sebelah utara dekat taman, entah kenapa suasana begitu happy. Cerita mengalir begitu saja, dari timur ke barat, musik ke video, aliran-aliran kebatinan sampai tentang pembantaian anjing. Kami prihatin dengan kasus pembantaian anjing di palembang, yang disinyalir katanya sih bisa mengganggu jalannya SEA GAMES. Sungguh ini keterlaluan sekali, kekhawatiran yang berlebihan. Om fredd jadi teringat dengan tingkah istrinya, Emily, yang menemukan anjing tanpa bulu di Bali. Mbak Emily yang baik segera membawa ke klinik lalu ia bawa kerumah, ia rawat dengan senang hati. Peristiwa itu tiga tahun yang lalu, sekarang  anjing tanpa bulu yang bernama Willy ini keadaannya sudah membaik, bulu-bulunya indah. Apa yang menggerakkan hati mbak emily merawat si willy? Iya, karena cinta.
Apakah manusia sudah kehilangan cinta? Apakah karena beberapa orang berpikir bahwa Anjing itu haram? lalu pantaskah menghalalkan segala cara untuk melenyapkan yang haram ?
Halal dan haram hanyalah produk pikiran manusia, artifisial, ini terbentuk karena budi daya manusia hingga menjadi tradisi lalu dikultuskan dalam sebuah kitab . Saya membayangkan jika saya menjadi anjing yang diharamkan lalu dibantai oleh beberapa manusia tanpa cinta. Membayangkan pun sakit, saya bisa merasakan kesakitan yang amat dalam. Semesta, tolong kirimkan pesan ke seluruh alam raya, Mari mencintai makhluk hidup apapun itu bentuknya. Semoga Semua Makhluk Berbahagia.
Terima kasih semesta sudah mengirimkan Om fredd ke solo untuk hari selasa  ini, Terima kasih atas perbincangan yang kita rekam dalam kepala kita.Kapan-kapan kita berjumpa lagi ya Om fredd. Enjoy Solo!

No comments: