10.2.11

Catatan menstruasi 2.2


Seperti ada yang bilang, tolong terbalik, lalu membisikan rasa di telingaku, mari berdendang , tak ada tangisan lagi. Jalan-jalan membuka dengan sendirinya, setelah sekian lama tertutup oleh bayang. Kamu yang membuntuti malam-malamku, bergeliat menusuk tubuh. Seperti menyapa sendi yang tertidur.
Jari-jari bergerak merapikan kekuatan, udara yang sore, tubuh yang lantang berteriak kencang, tak ada hore. Jalan-jalan melupakan kata yang terkesima dengan wajah, tubuh tertutup. hanyut. Seperti ada yang tertendang dalam tubuhku, seperti monster-monster kecil menggelitik, mencabik, pelik.
Gerakan yang mencoba mengingatkan sejarah tertutup di dalam lemari, aku acak-acak satu per satu, halaman terbuka dalam lipatan busana lelah. Mencoba pun tak bisa, hanya bayang yang terlihat satu per satu, di lusuh baju-baju.

13 januari 2011
Terimakasih semesta atas perjalanan ini

No comments: