3.11.10

Jarum

Tertahan dengan tanya yang luar biasa, tanda tanya kali mati menyerang jantungku. Tak ada gurauan atau ricaun, semua tertahan di kepala. Kemana ia pergi, membayang terang terungkap dibenakku. Aku ingin berlari saja, melupakan semua, oh tidak segampang itu. Lupa menerkam bencana, orang-orang disekitarmu membelenggu. Tangisanku berhari-hari, semesta memeluk perih tiada tara. Aku terjang, hadapi ini semua. Lipatan yang menggelombang, tak ada ruang, semua terbakar begitu saja. Aku bertahan, kataku. Membumbung tinggi di angkasa, ketakutan ini menyerangku. Lalu yang ada hanya jalan-jalan terkenang, isakan beribu basah yang mendekam sejarah usang. Aku ingin memelukmu erat dekap lelap tertelan di  dalam bahasa. Tubuh ini tak kuasa membendung itu semua. Ketakutan, kekhawatiran berhari-hari menerkam. Buat apa aku melalui ini semua? aku sungguh tersungkur di dalam kelam. Tak ada lari atau detak-detak itu. Setiap malam aku memandangimu tertidur, perih luar biasa, kepala mencekat . Aku bilang harapan-harapan menumpuk di dada, aku tak sendiri disini. Lalu yang ada hanya sepi dan lamunan yang panjang. Ketakutan datang atau jangan-jangan aku belum siap untuk semua ini. Bibirku mencoba mengeja tandamu, itu tuhan, itu tuhan, Tak ada senyum lagi dirumah ini , yang ada hanya isakan, kekhawatiran dan ketakutan. Aku diam, tak tahu lagi bagaimana menangis dirumah ini. Sesak menyergap. Setiap jalan pulang selalu sesak. Malam itu, kamu bertanya apa itu batin ? Aku tersontak membaca matamu. Diam melekat itu saja. 
Keluar rumah ini, diam-diam aku mencuri untuk menangis di perjalanan, meraung-raung sendiri diantara suara-suara klakson menderu, di jalanan, aku tidak bersama siapa-siapa, roda berputar, isakan aku dengarkan sendiri. Ya, paling tidak begitulah caraku menangis.
Sebuah pesan terkirim, segera pulang, segera pulang, jantungku berdetak kencang, kesakitan itu tertancap.

Terimakasih semesta atas perjalanan ini


2 comments:

Cie said...

kata dewa..menangislah bila harus menangis hehe.. iya, terima kasih semesta

Tria nin said...

Terima kasih ya , salam :)