24.3.10

"Nak, kakek suka energi jiwamu "


Selasa siang , aku mendapat pesan dari seorang teman yang menanyakan tentang kertas origami, Maka sebelum aku menuju ke rumahnya, aku berinisiatif untuk membeli kertas origami di toko alat tulis siswa slamet riyadi , daerah purwosari. Tetapi ternyata tokonya tutup. Aku pun berbalik arah menyusuri jalan slamet riyadi , sebelum perempatan "rumah lowo" sebelah kiri jalan ternyata ada toko alat tulis dan alat listrik, aku di depan toko sebentar mengamati lemari kaca berisi alat listrik, aku jadi ragu apakah benar ini toko alat tulis juga seperti tertulis di depan ?lalu datanglah seorang kakek berwajah oriental, diwarnai putih rambutnya, berkacamata, dan tentu saja senyum hangat, kakek itu mendekatiku


Aku : ada origami ?

kakek itu : Apa dek ? (tangannya menempel ke telinga, seperti isyarat agar aku berkata lebih keras)

Aku : mmm apakah disini jual kertas origami ?
Kakek itu : kertas origami ? kata- origami seperti dari jepang
Aku : maksud saya, kertas lipat , biasanya untuk origami, iyah kek origami itu dari jepang.

Kakek itu : oh ya ya ya ,sebentar ya.. (kemudian kakek kebelakang menghilang)

Beberapa menit kemudian kakek itu membawa tumpukan kertas lipat origami

Kakek itu : silahkan pilih


Aku : iya, terima kasih kek (kemudian aku memilah-milah kertas lipat)
Kakek itu : Nak, kakek suka energi jiwamu.


Aku : (aku kaget dan diam entah mau ngomong apa, aku pun tersenyum)
Kakek itu : (tersenyum)



Aku pun sudah menemukan kertas lipat terbaik menurutku dan membayar ke kakek itu, sebelum memasukkan kertas lipat ke tas, kakek itu bertanya lagi .

Kakek itu : kenapa memilih kertas lipat itu?


Aku : Karena ada kertas lipat warnanya merah magenta.


aku tersenyum , kakek itu juga tersenyum, kami berbincang tanpa tahu nama, no telpon, alamat, tanpa tahu identitas apapun, tapi aku merasa damai . itu saja.

Solo, 23 Maret 2010

2 comments:

myrrh goldframe said...

saya suka tulisan ini. =D

Tria nin said...

terima kasih neng retha. hugs