10.10.09

Percakapan untuk kesekian kalinya ( angka angka tubuh)

Aku dunia. Menjadi beberapa potong, lalu memakannya bersama mushroom wangi , di depan mata. Adalah semacam perkembangan , ketika aku melihat sabun mandi bergambar perempuan dalam definisi orang adalah cantik. Karena putih. Aku melihatnya menjadi sekejap . Bermunculan dunia. Aku adalah dunia. Menjadi berkembang ketika aku mengibarkan bendera , buatanku sendiri tentunya. Ketika Barthes berjejalan menciptakan formula formula, wine adalah minuman pergaulan. Aku bergumul , dengan dunia. Kubuat sendiri dengan formula. aku tersenyum mendengarnya, jika Barthes disini, aku hanya ingin mencium baunya. di dekat meja makan, aku membuat ramuan. Aku tersenyum. Bersulang sendiri, Ini untuk barthes.
Ikonisitas yang kutemui di lorong menuju tempat tidur ayah, ibu. aku bercampur menjadi perkembangan orang yang terancam lekuk. Seperti aku menghampiri kotak yang berisi abjad-abjad yang dijual untuk para ibu yang mengajari membaca anaknya . Aku membaca lelaki, bertumpuk dengan kulit yang memuja rindu, dan dia berjuta sering memuji barthes untuk kesekian kalinya.
Perjamuan kedua adalah ketika daging dan pisau menjadi dinding. Di piring seperti Lemariku bisa aku pecah , aku memakunya sendiri dan aku tempel gambar -gambar bangunan mimpi seperti aku berada di luang prabang, prabumulih, mendut,lasem, ubud, islandia merayap dalam kayu . sudah tidak utuh tentunya.
Percakapan untuk kesekian kalinya, berulangkali ditanyakan pertanyaan yang sama, apakah kadar cinta itu. aku bilang , ooh konsep. aku mengajakmu ke belakang rumah, duduk di kursi panjang, aku membacakan puisi dari udara mendung , waktu itu.
Waktu itu, kita berbicara tentang pintu. aku membolak balik, aku berdiri, aku bilang, ini kakiku bergerak sendiri. Kau tertawa, kau bilang..oooh itu konsep.
Lalu kita untuk kesekian kalinya, mengambil sepasang garpu makan di ruang makan rumahku. Kita tak terpejam, mulailah permainan, kita menghitung jari garpu , kita berulang kali menghitung, kita ulang ulang. Angka-angka menghambur bersamaan dalam tubuh. angka angka tubuh.

solo, 9 oktober 2009

No comments: