18.9.09

As if By Magic

TRAGIC, Aku memutar jam yang bisa aku putar semau apapun, aku memutar angka 13 di jam sekarang. Di pojok kamar, menikmati diri bersembunyi , mengucapkan mantra : Tragic. Lalu aku masuk dalam asap yang aku ciptakan sendiri. Aku bertemu sebelah sepatu kaca , sepertinya milik cinderella, tapi aku biarkan saja. Seperti awan beterbangan dalam kamar. AKu berhamburan bersama kapas-kapas yang tak lagi putih. Aku menciptakan sendiri menjadi warna yang aku suka. Saat ini aku suka ungu, aku membuat kapas berwarna ungu berhamburan dalam duniaku.
Mantra yang kerap aku ulang, aku membuka dompet teddy bear berwarna ungu.Lipatan-lipatan nota entah lama yang aku gambari wajahmu, yang aku tulisi semacam kata-kata yang entah aku tak tahu maknanya. Aku membukanya kembali. TRAGIC.


FASCINATION

(aku menggerakkan tubuhku, aku tidak melihat kakiku)

Saat itu juga, memiliki ruang yang dalam untuk tubuhku. Aku bergerak melipat jari membentuk segitiga diatas kepala, aku menggerakkan tanganku setengah bulan. Aku tak mau berteriak, aku tahu ada semacam aliran energi mengelilingi, warnanya ungu.


UNGU


lagi-lagi ungu, kemudian aku menutup jendela, menjatuhkan tubuh di atas dipan kayu coklat, kakiku mengawang. Seperti ada aliran ungu dari bawah dipan yang mencoba menali kakiku. Napasku oh napasku, mata pejam. MAGIC.


Solo, 18 September 2009

No comments: