30.8.09

Ibu berkata, aku harus menguburnya ke dalam tanah, seperti orang mati.

Aku diantara kain yang bergelimpangan di dahan, aku kembali tersedak dengan berbagai pikiran, kau tahu rasanya sangat menyesak. dada dada da da panas. kembali menuangkan semacam duka yang tak tahu entah kemana. aku mencuci darah di tangan dari mulutku, aku malu dengan tubuhku, aku begitu layu. aku tidak berbincang tentang dendam, aku berbincang tentang kegilaan yang menyeretku untuk kembali untuk kembali disni. Durga menarikku menawarkan semacam tablet anti lara, katanya. buram buram rayu merajah tubuh, Duka tubuhku ditato semacam mantra mantra yang aku rindukan semasa kecilku. Aku meludah, darahku entah tak bernilai . aku malu dengan tubuhku, Kemudian aku hanya berdiri di dekat kaca, melihat mukaku pun malu.


BUDHA

Begitu aku menarik ke dalam, aku semakin tahu pikiran berkelibat hebat, dalam dan kemudian menyeretku seperti aliran sungai yang aku sendiri tak tahu namaku, ketika aku berucap, ketika aku tahu itu kosong, ternyata itu pikiran. Bayang yang takut di dekat toilet memaksaku untuk sekedar mencuri curi wajah di cermin yang aku malu. darah mengalir ke wastafel kemudian mengalir ke selokan kemudian mengalir ke sungai sungai, pikiran pikiran berkelebat, ketika kau tahu itu kosong. oh ternyata itu hanya pikiran. Buddha menyampaikan salamku di tepi sungai di samping rumah.

MENSTRUASI

Merah namanya aku bertengkar dengan ibuku mengenai pembalut yang cocok untukku, aku kemudian menggeliat menjadi semacam serigala di supermarket, menjadi seorang egois memilih pembalut dengan merek tertentu memasukkan dalam keranjang belanja ibu. Ibu menggerutu, gigi giginya seperti mengetuk ngetuk hatiku, risih aku mendengarnya. Aku pulang dengan pembalut kesukaanku, setelah itu perdebatan dimulai tentang bagaimanakah harus melenyapkan pembalut merah di menstruasi bulan pertamaku. Ibu berkata, aku harus menguburnya kedalam tanah, seperti orang mati.


HAMIL

Di ruang kelas berjumlah sekitar 40 siswa , itu yang aku ingat. Guru agama mulutnya berjejalan mengenai lelaki dan perempuan kemudian bahagia kemudian melingkar kemudian seperti ada semacam tangisan kebahagiaan berbentuk makhluk bayi. Mataku bola bola didepanku berwarna warna seperti kuning, merah, hijau dan sekawannya. Aku menjadi sekitar gadis 5 tahun,aku mengikuti ibuku menuju rumah tetangga yang melahirkan. ibu tidak mengetahuinya, aku diam diam dibelakangnya, aku tersedak, menangis sekencangnya, melihat darah berceceran dimana-mana. Ibu kaget, langsung menggendongku membawa pulang kerumah. Setelah itu tetanggaku sibuk menyiapkan upacara pemakaman untuk bayi yang entah aku tak tahu namanya. Akumerah, tersedak , pikiranku berbentuk merah lari ke aliran air toilet, aku pingsan di toilet dengan perut yang perih .

YESUS

aku mengerjakan soal soal di LKS ketika aku bersekolah dasar, tiba tiba perutku perih, aku lari ke toilet. aku bilang ke ibu kalau aku bertemu kakek berambut panjang dan meninju perutku. Aku bilang ke ibu , dia yang menyebabkan perutku perih dan mataku merah. Ibu bilang aku mengada-ada. sejak hari itu aku sering bermimpi seperti bertemu kakek kakek berambut panjang dari entah, seperti aku bertemu dengan soal-soal LKS yang menguraikan nama bernama YESUS.


TOMAT

Tomat di kebun belakang sekolah dasar, aku benci dengan seoarang kakak kelas yang menghina seorang teman semejaku. Aku lari ke belakang kebun sekolah, aku mengambil 3 tomat merah, dan melemparkan ke baju putih seorang kakak kelas yang membenci teman sebangku. Dia lelaki yang menangis keras.Ketika cawu 3, guru agama memberi nilai 6 untuk raportku.



Aku memulainya dari kaca, aku membuka kran , membersihkan darah di tangan dari mulutku, aku malu dengan tubuhku. buram.


Solo, 30 agustus 2009

22.8.09

magdalena, supermarket, katedral


















Magdalena bercermin,bersolek dengan gincu

..ia hendak bersantap malam dgn Yesus,berkencan dan beradu mesra..

Ia menatap poster Yoko Ono bertelanjang dada
yang terpaku di dinding kamarnya
bertuliskan: FREEDOM!

Magdalena Magdalena
menanti pembebasan, berharap tak dilacurkan

Magdalena Magdalena
berharap menjadi Ono
dan Yesus adalah Lennon..

Malam lebam, pesta ria penuh gincu dan madu
di kamar hotel kelas melati

Magdalena merintih. . .menggapai surga. . .mengharap pembebasan

Magdalena bergincu terpaku
semua menjadi semu
Lennon tertembak,dan Yesus disalibkan dalam supermarket

Terdiam,sunyi,
Poster,OnO,freedom
Memori yang terkuak. . .

Magdalena membisu. . . .
(matanya melirik pada sang Buddha..)

..melati yang dituju
..kali ini tanpa rintihan

Magdalena menjadi cermin, lapis lapis gincu resap
..Magdalena adalah poster poster di kota
Magdalena adalah pagi, masup dalam kotak jeruji
Magdalena mengenggam
Mengalungkan rosario , senyum sidharta

Magdalena dan yesus jalan jalan ke supermarket
Berhenti sunyi di dekat daging merah

magdalena merekah
cawannya tertumpah

bukan nirvana yg dituju
bukan di sana
ataupun di sini. . .

magdalena berdarah
semerah gincu
berbalut candu

darah orang terbuang,doakanlah kami
darah orang - orang jalang,doakanlah kami
darah para pelacur,doakanlah kami
darah para budak,doakanlah kami
darah para pemabuk,doakanlah kami

seperti ada tertulis: 'Tidak ada yg benar, seorangpun tidak'

"aku" menjadi kitab "aku" menjadi kitab
entah suci ataupun tidak
"aku" tersusun dari abjad abjad


Magdalena, menyentuh lembut poster di dekat kasir supermarket : "bukan benar, bukan salah".

Solo, 22 agustus 2009
gabriel achille ratti & Tria Nin

MANIPULASI

Diawali dari gemericik sebuah ruang aroma pasta gigi mint , sabun wangi pepermint, menginjak mani sendiri, gemericik dan mint berbaur dalam sebuah ruang .Dan satu cermin di hadapan tidak menjelaskan apa-apa.Kecuali gambaran gambaran tentang geliatnya manusia di bulan pertama , isyarat tubuh tubuh manusia di malam muda, dan rekatan rekatang untuk menambal wajah.
sosok itu menggelembung dalam cermin yang kecil dalam aroma mint sebuah ruang tentang dingin. apakah manusia benar benar memerlukan kehangatan ?


tidak.
yang diperlukan manusia adalah komputer berkapasitas besar untuk menampung koleksi film porno, pulsa untuk berkomunikasi, sendal jepit untuk buang air di WC, celana dalam untuk menjaga agar alat kelamin tidak lecet, koneksi internet untuk membuka Facebook di kantor, kalkulator untuk mengkalkulasi pemotongan gaji karyawan, obeng kembang untuk membobol komputer baru di sebelah meja HRD dan seperangkat Blackberry agar selalu terlihat trendy. Tapi kenapa manusia seolah-olah membutuhkan Blackberry untuk dapat memenuhi syarat sebagai mahluk yang modern? Bukankah Nabi Adam AS dalam tetap hidup hingga ratusan tahun bermodalkan air, unta dan kurma?


Bukankah Nabi Adam AS dalam (yang benar itu dapat, maaf) tetap hidup hingga ratusan tahun bermodalkan air, unta dan kurma?


Pikiran pikiran berpesta dari tahun ke tahun. Mengintip tindak tanduk umat yang ada di dunia. Mulai melakukan habitat habitat megah, modern, lucu. Oh makhluk yang begitu rindu. Rindu akan titik senyum. Pikiran pikiran berpesta. Menciptakan titik titik senyum di handphone, titik senyum di TV, titik senyum di kondom, titik senyum di blackberry. Kau tahu ? titik titik senyum itu adalah jeratan membuat terlupa kesadaran sederhana makhluk.

Saya teringat tetangga saya, bernama Michael adam, dia begitu bangga dengan titik titik senyum di mobilnya, di sepatunya, di kacamatanya, dan diantara ribuan titik titik senyum yang merekat dlam bangunan mewah rumahnya.

Michael Adam adalam cucu dari Nabi Adam AS.Cucu seper tak terbatasnya. Michael adam ternyata mengembangkan titik titiksenyum yang melekat dalam air, unta, kurma . Menjadi beranak pinak.pikiran pikiran semakin berpesta. Membentuk titik titik senyum dalam materi materi kerinduan.

sekarang titik-titik tersebut membuyar ke jagad raya dan dilebur oleh semesta. meleleh dari gletzer-gletzer di Kutub Utara dan mengalir ke sungai-sungai di kolom urat bumi. berlayar bersama sepasang nelayan di laut lepas, menguap dibawah kuasa terik sinar matahari, menggumpal diantara peluk awan dan akhirnya jatuh lepas ke bumi.

membasahi rumput-rumput termahal di dunia yang terawat rapi di stadion Old Trafford, Manchester. menetes dari atap restoran Hergetova Cihelna di Praha. mengalir di pucuk kanopi CBGB yang kini sudah diambil alih oleh John Varvatos, serta menggenang dan menjadi kubangan kecil di depan cafe sepanjang Champs de Ellyses.

semua seakan-akan tidak menjadi apa-apa, tapi mereka lupa.

Christopher Adam sudah berkelana ke sepertiga bagian dunia, tapi dia tidak menemukan apa-apa. dia hanya menemukan udara dingin di Swiss, curah hujan yang tinggi di daratan Inggris Raya, hingga pekik gemuruh suporter Boca Juniors di Argentina. Christopher merasa tidak menemukan apa-apa. tapi dia lupa.

bahwa masih ada makna yang terselip di antara deretan kursi penonton di Old Trafford, di sela-sela display summer editionnya John Varvatos dan di baris-baris menu yang ditawarkan cafe-cafe di depan Arc de Triomphe.

makna yang tersembunyi.




dan Christopher Adam adalah anak bungsu dari Michael Adam


Solo, akhir april menuju mei 2009, firman prasetyo & Tria Nin

Tentang borges

Borges mengajakku ke kebun belakang, mengembalikan empat kotak yang sebelumnya hilang. Aku dan borges berciuman di kursi santai kebun belakang rumah. Cukup lama, kami berdekatan memperbincangkan tentang empat kotak . Kotak pertama adalah tentang mata yang kilau. Kotak kedua tentang mudra, rahasia sepuluh jari ditubuh.Kotak ketiga tentang dada. Dan kotak keempat adalah bahu. Aku membacakan 86 puisi untuknya. Aku di dekatnya, membacakan di dekat wajahnya. Aku mencuri udaranya. Aku membacakan 86 puisi tentang jalan-jalan, tubuh, tangan, permen, dan pemakaman.









Borges di dekatku, memelukku, membacakan kitab suci tentang magdalena. Dan aku tertidur di bahunya.

Halo BENTANG, aku DATANG

hai bentang, aku di depan pintumu .







knock, knock, knock,knock







(Kemudian kau menggenggam tanganku erat, memperbincangkan borges di kebun belakang )

Selamat bulan berbelanja.

Etalase: surga kue kue manis, surga coklat , surga kurma, surga susu, surga mentega, surga keju, surga daging, surga tempe, surga tahu, surga mayur, surga suplemen, surga gaun gaun warna warni, surga sepatu kilau, surga tunjuk menunjuk, surga kalap, surga kalap, surga kalap, makan enak, bau wangi, surga etalase entah .








Selamat bulan berbelanja :)

Putar dadumu, ganti agamamu !

dadu dadu melayang diudara














(oh angka, oh angka, oh angka )




20.8.09

Batu bata merah

Berita itu kembali meninggalkan batu bata merah yang terlapis di depan rumah, aku mulai mematung lagi,tak ada tentang tahan menahan , batu bata dengan merah yang segar, aku mengepal. Aku tahu aku selalu berdansa dengan remah remah merah . Si batu bata merah, tidak terlapis , namun begitu dalam. Semua serapah masuk melesap dalam batu bata. Aku merayu dalam batu bata, aku masuk waktu masuk dalam batu bata.

Pesta sabun

Oh apa yang kau tahu tentang sabun ? sabun bertumpukan di supermarket yang berbicara tentang kulit etalase , aku bisa saja memilih rasa bengkoang, tea, papaya, apel dan semacam aroma menyengat. Aku bingung memilih beribu ribu sabun di tumpukan, Sabun sabun wangi yang menjajakan tentang wajah putih, kuning, merah, hijau atau bisa saja disebut pelangi. Kemudian yang dititipkan ibuku adalah sabun yang wangi dan tidak mewah.
Sabun oh sabun, dia melayang ke udara, menyerang tenggorokan , saluran penciumanku yang kerontang. Dalam hembusan tak berwarna. Apa itu sabun wangi ? wangi apa ? benarkah itu sabun ? jangan jangan itu bukan sabun?
Tanganku mulai menjelajah di area sabun yang tak beralamat, pikiranku berloncat hebat, ada sabun yang geram , ada sabun yang genit, ada sabun lucu, ada sabun yang haus, ada sabun yang warnanya tidak original. Itu hanya dalam pikiran. Aku tak tahu lagi harus memberi label apa. pikiranku menangkap itu saja. Aku teringat ibu yang membawa sabun, membuka kertasnya , menaruhnya dalam wadah kecil dalam kamar mandi rumah. Dia selalu bilang. Ini bukan sabun mewah, tapi dari dulu eyang selalu memakai ini. Oh aku mengangguk saja. aku menciumnya, tidak begitu wangi.
Aku seperti masuk dalam bak kamar mandiku, aku masuk bersama ibuku, aku masuk ke supermarket, aku memasuki lorong sabun, diatas sabun itu ada warna warna yang berbeda sekali dengan warna bungkusnya. Aku menguap melihat sabun terbungkus merah, tetapai aku melihat residu biru di atasnya. Wanginya menyengat. Aku semakin menyelam, ke lorong sabun, aku menemui sabun berwarna hijau tua bungkusnya, aku melihat itu bukan hijau tua tetapi hitam, sangat wangi. Aku terus berjalan memasuki lorong lorong sabun, bertemud engan sesosok pembeli lainnya dengan gaun yang berbeda. Aku seperti masuk dalam pesta sabun.Pesta sabun dimulai, aku semakin masuk dalam bak air, aku melihat ibu dari belakang, aku mengikuti ibu, aku tidak melihat punggungnya, aku melihat sepatu putih ibu di lorong supermarket di dalam bak kamar mandi.
Aku berhenti di sudut sabun berwarna ungu gelap, balon balon kecil menabrak mukaku, aku kerontang, aku kerontang, warna merah mengalir deras dari hidungku. aku keluar dari bak mandiku.

Solo, 13 agustus 2009

bermacam-macam

Setelah satu, aku kembali menuliskannya ditemani lagu yang sangat biasa tentang aku milikmu. aku tertawa. Terbahak tentunya. Dan kemudian ada nada nada semacam dadidu, aku begitu cemburu dengan alunan itu. Itu adalah kemalasan yang bisa saja dibuat oleh pikiranku.
Persepsi murni tentang apapun , bekerja secepat kilat, hingga aku bisa saja menamai tentang mawar dalam secepat kilat, aku bisa tahu tentang kursi dalam secepat kilat, aku bisa tahu tentang gaun dalam secepat kilat.Oh kesadaran, aku merunut..itu membutuhkan proses yang cukup lama sebenarnya ketika aku benar benar sadar bahwa itu mawar, kursi, gaun dan semacam yang aku bisa lihat di depan mata.
Oh itu tulisan reuni yang tertulis di tembok, oh itu tulisan dipapan tulisan, oh itu abjad abjad di buku cultural studies. Itu text. itu text.Beberapa dari aku mulai mengalami semacam persepsi murni, menamai, tidak atau iya, dan kemudian muncullah perasaaan perasaan bermacam-macam.

Aku menulis ini, sebelum 5

Sebelum lima, menjadi benci dan tak ada yang tahu tentang kunci. Aku mengayunkan kunci, di bekam dengan warna merah. Aku menyimpan kunci itu di balik bata merah, dekat rumah tua. Kemudian aku sendiri yang melaporkan cuaca ke tuhanku sendiri. Aku tau kau mencaci , jadi aku tau dalam kesadaran penuh kau memaki. KAU TAHU ? KESADARAN PENUH.
Kemudian, diam diam kau mulai menghilang, tetapi lihat di bawah sepatumu itu bau, karena aku tahu kau baru saja menginjak sisa sisa muntahanku tadi malam. Aku dalam kesadaran penuh. aku tahu itu.
Tentang apa saja yang bernama tidak, aku sadar itu TIDAK. jadi ya jangan ditolak, selami TIDAK itu. Dalam kesadaran penuh tentunya. kenapa musti dibolak balik ? seolah-olah kau adalah profesional yang bisa mengerti tentang apapun.







KAU PINGSAN.

(omonganmu itu hanya kegelisahan, segera sadar ya )

14.8.09

PIKNIK ( simbol berbicara, oh semesta, di jalan, di pohon, di kayu, di roti, di kulit jeruk, di siang seduh, teduh)










Hai, kami,
pulang,
jalan-jalan,
melayang,
dududu,
menyanyi,
dinding,
pasangan,
sepatu,
putih,
biru,
hijau,
hitam
abu
tulang,
dalang,
dunia,
aksara,
simbol berbicara,
oh semesta,
di jalan,
di pohon,
di kayu,
di roti,
di kulit jeruk,
ditubuh apel
di siang seduh,
teduh,
duduk,
aku,
lelakiku,
kain biru,
begitu,
syahdu,
lagu,
sirup,
dahaga,
daun daun kering bisik bisik,
hai,
kami mendengar, kami berpegangan tangan.

Lelakiku memeluk hangat, membisikkan energi di telingaku :" kau pasti kuat".

aku riuh, aku riuh, aku riuh, aku riuh , aku riuh, aku riuh, aku riuh, aku riuh.















Lelakiku memeluk hangat, membisikkan energi di telingaku :" kau pasti kuat".


TADEUS

pic : The Last Supper (1986)-warhol

dulu ia slalu bersama televisi
yang mengabarkan berita dan gosip terkini
dan ia tak pernah lupa sampaikan berita dan gosip itu kepada kami
24 jam dalam sehari ia bersama televisi..
menonton film porno dan guyonan konyol,
berita kematian dan perang bharatayudha
..kini televisi itu telah hancur,peradaban telah berganti
dan ia sang penyampai kabar pun telah terlupakan
..karena ia juga bernama Judas

(namun televisi tetap dikenang,dan bersemayam di tiap-tiap rumah kami)

Dia menggambar kota
Dia menamainya
Dia mulai memutar dadu
Judas berpesta dengan dadu
adu, dadu, adu , dadu

(kotak 14 inci, kotak kelinci, kotak 14 inci, kotak benci)

judas pun lari
ia takut dikira iskariot
bersembunyi menunggu mati
dan dikubur dalam kotak warna warni
...tanpa nama


Berpesta sunyi ..hei hei hei lihat.lihat dikotak 14 inci, judas muncul di tipi.
Judas Iscariot , Judas Thomas Didymus, Judas Thaddaeus, Saint Jude,
Judas the Zealot,Judas Barsabbas,the Gospel of Judas, Judas Maccabeus,
Judas of Galilee, Judas Cyriacus.

(kotak 14 inci, kotak kelinci, kotak 14 inci, kotak benci)


and Judas the brother of Jesus

lidah doa abjad diulang-ulang, bergumul di tipi,14 inci ,
di sepatu pink, gaun biru, topi lucu, liontin emas,
oh aduh. adu.adu,dadu.dadu.


TADEUS.TADEUS.TADEUS.TADEU
S.

oh tadeus,tadeus
pesawatmu berhenti di beirut
berpesta kembang api dan bom bunuh diri
oh tadeus,tadeus..mereka meminta televisi padamu
mereka hendak menonton jasadmu terkubur di kotak 14 inci
memuja,berdoa,dan tertawa dengan rosari dalam genggaman

TADEUS.TADEUS.TADEUS.TADEU
S.

6 agustus 2009
(gabriel achille ratti, Tria Nin
)

Jadi apakah anda mengalami kesepian ataukah kesendirian ?

Kesepian adalah dimana tidak ada orang-orang untuk diajak berkomunikasi pada tingkat apa saja. Sedangkan kesendirian adalah tidak adanya seseorang untuk diajak berkomunikasi dengan tingkat kesadaran yang sama dengan kita.











Jadi apakah anda mengalami kesepian ataukah kesendirian ?

Gogo ngambek

gogo berulangkali berputar-putar, loncat-loncat, guling-guling di halaman radio
oh siang yang panas






: aku melihat gogo dari jendela kaca ruang siar radio

Do you agree, that the universe speaks with *symbols*, not with *words* ?

Do you agree, that the universe speaks with *symbols*, not with *words* ?

Aku membaca firman Tuhan di toilet

Aku membaca firman Tuhan di toilet
Ya, aku membaca firman Tuhan di toilet
Dengan berjongkok sambil merokok
Aku membaca firman Tuhan di toilet
Kyrie, kyrie, eleison
Kyrie, kyrie, eleison
Kyrie, kyrie, eleison


gabriel achille ratti



Perbincangan tentang mimpi dengan Peri (tentang pengajian dan hernia dan dress vintage dan liontin kaleng)

INI ADALAH PERBINCANGAN NYATA ANTARA SAYA DAN SI TEMAN :


TRia Nin
December 21 at 5:14pm


ini mimpi saya beberapa hari yang lalu
aneh, baru pertama kali ini saya memimpikan eneng
saya dan neng dan beberapa perempuan seperti mengikuti pengajian , kita serius sekali mendengarkan pidato dari guru meditasi yang memperbincangkan tentang hernia. kemudian acara itu selesai, neng menggelar lapakan yang menjual dress vintage , semua dress yang dijual disitu dijual dengan harga seribu rupiah per item, saya memborong banyak sekali. dan ketika akn meninggalkan tempat, neng bertanya ke saya . kok ga jadi ambil liontin kalengnya?

hmm .saya hanya ingin bercerita saja tentang mimpi saya yang masih saya ingat detailnya sampe sekarang.aneh juga yah...bertemu untuk kedua kalinya di mimpi:)

salam

sabbe satta bhavantu sukhitatta



PERI BAIK HATI :
December 21 at 5:32pm


tria yang selalu menggelitik.... terimakasih sekali buat messagenya yang membuat aku terkikik.

kebetulan aku sangat tertarik dengan yang namanya mimpi. dulu sempat aku nulis jurnal mimpi. pokoknya setiap bangun pagi, hal yang pertama aku lakukan adalah mencatat mimpiku sebelum lupa. nggak perduli aku kesiangan, telat kuliah, atau kebelet pipis. pokoknya harus nyatet dulu.

tulisan kamu ini mengingatkan aku pada jurnal mimpiku. karena sekarang laptop yg aku pakai buat mencatat mimpiku udah dicuri.

thank you ya tria


TRia Nin
December 22 at 3:11pm


sore mendung saya menulis ini sambil mendengarkan the doors

selamat hari senin , semoga selalu dalam keadaan baik
iyah , saya juga mempunyai buku yang disamping tempat tidur saya. saya mempunyai kebiasaan mencatat mimpi juga dari kecil. Menuliskan labirin labirin mimpi mimpi itu, hingga kadang membentuk sebuah peta yang jelas dan kadang agak samar.

apakah sekarang eneng masih suka menuliskan mimpi -mimpi itu ??
menuliskannya di selembar kertas tabula rasa

have a mimpi indah
salam


PERI BAIK HATI :
December 22 at 3:50pm


kamu membuat saya ingin mencatat mimpi lagi. sudah lama saya nggak menulis catatan mimpi.

iya kamu benar, lama-lama terlihat pattern dari mimpi-mimpi kita menjadi peta yang jelas.
ada juga yang tak terpecahkan. misalnya, seorang laki-laki yang selalu hadir dalam mimpi saya sejak saya remaja. dia berganti-ganti peran, seperti aktor dalam film.
kadang ia jadi kakak saya (padahal saya anak tunggal), pernah ia jadi guru les dansa, pernah ia jadi gerilyawan anarki, pernah juga dia jadi kekasih saya.
dalam kehidupan nyata, saya ngga tau dia siapa. tapi ia kerap mampir di alam bawah sadar.

saya ngga percaya teori-teori si pervert freud, maka itu ingin mencari sendiri makna mimpi....

bukan sekedar bunga tidur...

terimakasih ya nona tria